PSDM dan Sosiologi
PSDM merupakan kependekan dari Pengembangan Sumber Daya Manusia memiliki kaitan dengan Sosiologi.
Apa dan bagaimana kaitan keduanya?
Pengembangan sumber daya manusia memang mudah dijelaskan tetapi tidak mudah untuk memahaminya.
Bagi sebagian orang, tidak perlu, tidak penting mengembangkan sumber daya manusia.
Namun, sebaliknya, ada orang-orang begitu antusias berproses pengembangan sumber daya manusia.
Sedikit menggali sebab kedua kelompok tersebut. Mengapa ada orang memilih tidak perlu mengembangkan sumber daya manusia?
A bercokolnya pemikiran begini saja lebih dari cukup
B enggan memulai hal baru
C belum tentu berhasil
Itu sebagian alasan mengapa orang tidK mau melakukan pengembangan sumber daya manusia.
Lalu, alasan orang melakukan pengembangan sumber daya manusia?
A menambah ilmu
B meningkatkan status
C perspektif lebih luas
Itulah sebagian kecil alasan orng tidak melakukan dan melakukan pengembangan sumber daya manusia.
Pengembangan sumber daya manusia dapat disalurkan dalam jalur formal dan non formal.
Jalur formal seperti lembaga pendidikan sedang yang non formal yaitu organisasi.
Jalur pendidikan tk - sd - Smp - Sma - pt. Itulah pengembangan sumber daya manusia dalam bidang pendidikan.
Jalur non formal yaitu organisasi, anggota - ikut kepanitian - panitia inti - pengurus - penyelenggara - narasumber.
Itulah pengembangan sumber daya manusia. Pengembangan sumber daya manusia berdampak pada perpindahan status sosial seseorang, secara Sosiologis disebut mobilitas sosial.
Uraian di atas berdasar pendapat Horton dan Hunt (1987) dalam buku Sosiologi - Teks Pengantar dan Terapan, h 208, yang menyatakan bahwa mobilitas sosial dapat diartikan suatu gerak perpindahan dari satu kelas sosial ke kelas sosial lainnya.
Makin jelas bahwa pengembangan sumber daya manusia merupakan terapan dari mobilitas sosial.
*) Sosiologi- Teks Pengantar dan Terapan Ed. 3, Kencana, 2010.
Apa dan bagaimana kaitan keduanya?
Pengembangan sumber daya manusia memang mudah dijelaskan tetapi tidak mudah untuk memahaminya.
Bagi sebagian orang, tidak perlu, tidak penting mengembangkan sumber daya manusia.
Namun, sebaliknya, ada orang-orang begitu antusias berproses pengembangan sumber daya manusia.
Sedikit menggali sebab kedua kelompok tersebut. Mengapa ada orang memilih tidak perlu mengembangkan sumber daya manusia?
A bercokolnya pemikiran begini saja lebih dari cukup
B enggan memulai hal baru
C belum tentu berhasil
Itu sebagian alasan mengapa orang tidK mau melakukan pengembangan sumber daya manusia.
Lalu, alasan orang melakukan pengembangan sumber daya manusia?
A menambah ilmu
B meningkatkan status
C perspektif lebih luas
Itulah sebagian kecil alasan orng tidak melakukan dan melakukan pengembangan sumber daya manusia.
Pengembangan sumber daya manusia dapat disalurkan dalam jalur formal dan non formal.
Jalur formal seperti lembaga pendidikan sedang yang non formal yaitu organisasi.
Jalur pendidikan tk - sd - Smp - Sma - pt. Itulah pengembangan sumber daya manusia dalam bidang pendidikan.
Jalur non formal yaitu organisasi, anggota - ikut kepanitian - panitia inti - pengurus - penyelenggara - narasumber.
Itulah pengembangan sumber daya manusia. Pengembangan sumber daya manusia berdampak pada perpindahan status sosial seseorang, secara Sosiologis disebut mobilitas sosial.
Uraian di atas berdasar pendapat Horton dan Hunt (1987) dalam buku Sosiologi - Teks Pengantar dan Terapan, h 208, yang menyatakan bahwa mobilitas sosial dapat diartikan suatu gerak perpindahan dari satu kelas sosial ke kelas sosial lainnya.
Makin jelas bahwa pengembangan sumber daya manusia merupakan terapan dari mobilitas sosial.
*) Sosiologi- Teks Pengantar dan Terapan Ed. 3, Kencana, 2010.

Komentar
Posting Komentar