Mendayagunakan Otak
Tuhan menciptakan manusia disertai "modal" lebih dibanding ciptakan lain. Binatang, tanaman dan ciptaan lain tidak memilikinya. Apakah itu?
Iya. Betul ! Otak. Manusia dibekali otak untuk berpikir. Kegunaan berpikir salah satunya ialah memecahkan persoalan manusia.
Kegunaan lain otak menyimpan informasi. Mempelajari sesuatu, menimbang suatu hal. Mengingat masa lampu. Mengimajinasikan masa datang.
Lalu, bagaimana kegunaan otak untuk memecahkan persoalan manusia?
Bagaimana menerapkan otak bagi pemecahan persoalan manusia?
Sekilas tentang persoalan/permasalah manusia. Apa yang dimaksud 'persoalan /permasalahan"?
Disebut permasalahan karena ada perbedaan, ada jurang pemisah antara " yang semestinya" dengan "yang nyata". Mestinya bagaimana tapi kenyataannya bagaimana, itulah masalah.
Misal, mestinya makan sehari 3 kali kenyataannya makan sehari 2 kali bahkan 1kali. Perbwdaan itulah masalah.
Misal lain, mestinya datang ke sekolah 15 menit sebelum pukul 06.55 kenyataannya datang ke sekolah pukul 07.15. Perbedaan itulah, permasalahan.
Lalu, disinilah peran otak untuk berpikir, memikirkan, mengapa tejadi perbedaan. Apa sebabnya, sebab sesungguhnya apa.
Ada alat, cara, metode untuk memecah persoalan permasalahan. Persoalan permasalah tidak bisa hanya didiamkan lalu ketemu atau muncul akar sebabnya.
Memang secara spontan dan cepat ditemukan tetapi apakah benar itu akan masalahan dan tempatkah pilihan solusinya?
Beberapa tahap untuk memecahkan persoalan permasalahan:
1. Uraikan masalah
2. Buatkan kerangka solusi alternatif
3. Urutkan resiko konsekuensi solusi
4. Manakah solusi dan resiko yang siap dijalankan
5. Bagaimana hasilnya
Misal, makan sehari 1 kali. Mari kita memecahkan,
1. Uraikan masalah
Apa sebab makan 1 kali
a. Anjuran dokter
B. Mengurangi berat badan
C. Menabung
D. Tidak punya uang
E. Telat bangun
Dari 5 sebab manakah sebab utamanya? TIDAK PUNYA UANG
2. Buat kerangka solusi
Ternyata sebabnya, tidak punya uang.
Maka kerangka solusinya
A. Nunggu kiriman
B. Menjual barang
C. Meminjam teman
D. Menggadaikan barang
E. Kerja
3. Urutkan resiko konsekuensi
Dari ke 5 solusi dibuatkan urutan manakah yang resikonya siap ditanggung
Menggadaikan barang (nanti bisa diambil-ditebus)
Menjual barang (sekalian mengurangi barang)
Meminjam temen (selama teman tidak keberatan)
Menunggu kiriman (semoga ada yang dikirim)
Kerja (manfaatkan waktu luang)
4. Manakah yang siap ditanggung?
Menggadaikan barang atau menjual
5. Hasilnya bagaimana?
Kelima tahap berpikir perlu dipraktekkan untuk melatih otak. Melatih otak agar berpikir cepat memilih yang tepat mengolah data secara akurat.
Itulah problem solving. Generasi Anka bangsa perlu dikenalkan dilatih dan dibiasakan mendayagunakan otak. Otak tidak hanya untuk menghafal materi pelajaran, menjawab soall ulangan dan mengerjakan soal latihan.
Iya. Betul ! Otak. Manusia dibekali otak untuk berpikir. Kegunaan berpikir salah satunya ialah memecahkan persoalan manusia.
Kegunaan lain otak menyimpan informasi. Mempelajari sesuatu, menimbang suatu hal. Mengingat masa lampu. Mengimajinasikan masa datang.
Lalu, bagaimana kegunaan otak untuk memecahkan persoalan manusia?
Bagaimana menerapkan otak bagi pemecahan persoalan manusia?
Sekilas tentang persoalan/permasalah manusia. Apa yang dimaksud 'persoalan /permasalahan"?
Disebut permasalahan karena ada perbedaan, ada jurang pemisah antara " yang semestinya" dengan "yang nyata". Mestinya bagaimana tapi kenyataannya bagaimana, itulah masalah.
Misal, mestinya makan sehari 3 kali kenyataannya makan sehari 2 kali bahkan 1kali. Perbwdaan itulah masalah.
Misal lain, mestinya datang ke sekolah 15 menit sebelum pukul 06.55 kenyataannya datang ke sekolah pukul 07.15. Perbedaan itulah, permasalahan.
Lalu, disinilah peran otak untuk berpikir, memikirkan, mengapa tejadi perbedaan. Apa sebabnya, sebab sesungguhnya apa.
Ada alat, cara, metode untuk memecah persoalan permasalahan. Persoalan permasalah tidak bisa hanya didiamkan lalu ketemu atau muncul akar sebabnya.
Memang secara spontan dan cepat ditemukan tetapi apakah benar itu akan masalahan dan tempatkah pilihan solusinya?
Beberapa tahap untuk memecahkan persoalan permasalahan:
1. Uraikan masalah
2. Buatkan kerangka solusi alternatif
3. Urutkan resiko konsekuensi solusi
4. Manakah solusi dan resiko yang siap dijalankan
5. Bagaimana hasilnya
Misal, makan sehari 1 kali. Mari kita memecahkan,
1. Uraikan masalah
Apa sebab makan 1 kali
a. Anjuran dokter
B. Mengurangi berat badan
C. Menabung
D. Tidak punya uang
E. Telat bangun
Dari 5 sebab manakah sebab utamanya? TIDAK PUNYA UANG
2. Buat kerangka solusi
Ternyata sebabnya, tidak punya uang.
Maka kerangka solusinya
A. Nunggu kiriman
B. Menjual barang
C. Meminjam teman
D. Menggadaikan barang
E. Kerja
3. Urutkan resiko konsekuensi
Dari ke 5 solusi dibuatkan urutan manakah yang resikonya siap ditanggung
Menggadaikan barang (nanti bisa diambil-ditebus)
Menjual barang (sekalian mengurangi barang)
Meminjam temen (selama teman tidak keberatan)
Menunggu kiriman (semoga ada yang dikirim)
Kerja (manfaatkan waktu luang)
4. Manakah yang siap ditanggung?
Menggadaikan barang atau menjual
5. Hasilnya bagaimana?
Kelima tahap berpikir perlu dipraktekkan untuk melatih otak. Melatih otak agar berpikir cepat memilih yang tepat mengolah data secara akurat.
Itulah problem solving. Generasi Anka bangsa perlu dikenalkan dilatih dan dibiasakan mendayagunakan otak. Otak tidak hanya untuk menghafal materi pelajaran, menjawab soall ulangan dan mengerjakan soal latihan.
Komentar
Posting Komentar