PEKA
03 Oktober 2016 (Bulan Rosario)
PEKA
Bacaan Lukas 10:25-37
Berdasar bacaan Injil hari ini maka ditemukan enam
subjek/pelaku sebagai pembentuk alur cerita. Keenam subjek tersebut ialah
Yesus, Ahli Taurat, Kelompok Penyamun, Para Imam, Seorang Lewi, Seorang Samaria
dan satu objek penderita, yaitu Seorang Anonim yang turun dari Yerusalem menuju
ke Yeriko.
Dari keseluruhan rangkaian cerita didapati tujuh orang
dengan peran berbeda beda. Untuk memahami Injil hari ini mari menyusun cerita
sebagai berikut.
1. Pertama ada dialog antara Yesus dengan Ahli
Taurat
2.
Yesus membuat ilustrasi untuk menjawab
pertanyaan Ahli Taurat tentang “apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup
kekal”
3.
Ada Seorang Anonim mengadakan perjalanan dari
Yeriko ke Yerusalem.
4.
Seorang Anonim tersebut jatuh, ditengah perjalanan, setelah diserang
oleh Sekelompok Penyamun
5.
Orang tersebut mengalami luka luka sangat parah
dan tidak berdaya
6.
Ada seorang Imam lewat diseberang Seoarang
Anonim, dan diam saja.
7.
Lalu, Seorang Lewi berjalan melewatnya begitu
saja
8.
Kemudian, Seorang Samaria liat Seorang Ananonim
jatuh tergeletak dan menghampirinya.
9.
..
Dari alur cerita maka ada dua hal dalam Injil yaitu, Yesus
dialog dengan Ahli Taurat dan Ilustrasi Yesus.
Memahami ilutrasi Yesus, bagian Seorang Anonim menderita
diserang Kelompok Penyamun dan bagian orang pejalan kaki yaitu Imam, Lewi dan
Samaria.
Gambaran Imam adalah sekolompok orang yang termasuk para
rohaniawan. Namun memiliki sikap menjaga diri terhadap sesuatu yang bias
menurunkan kewibawaan atau pun martabatnya. Yang diurusi hanya masalah hubungan
dengan Tuhan saja. Merawat, menjaga dan memelihara hubungan horizontal atau
hubungan dengan sesame manusia, diabaikan.
Gambaran Lewi adalah sekelompok orang yang memiliki status
social tinggi, terpandang. Namun, secara kasat mata enggan membantu orang
kesusahan. Tetapi jika dihadapan banyak orang dia akan membantu orang.
Gambaran Samaria adalah sekolompok orang yang dibenci,
dijauhi oleh orang atau kelompok lain.
Namun, seorang Samaria ini menunjukan sikap
menolong orang lain.
Seorang Imam dan Seorang Lewi adalah satu kelompok sendiri,
sebagai gambaran, kebekuan hati ketika melihat orang lain menderita. Dia tidak
akan bergerak membantu jika tidak ada efek atau dampak atau manfaat bagi
dirinya.
Sebaliknya, seorang Samaria sebagai gambaran orang yang
dibenci, dijauhi tetapi memiliki disposisi hati menolong bagi orang lain. Daya
dorong seorang Samaria adalah “tergerak hatinya” untuk menolong. Ia melakukan tindakan medis secukupnya,
seperti membalut luka, menyiram dengan minyak dan anggur, mencarikan
penginapan. Bahkan, membayarkan, bias jadi membayar lunas selama ia menginap di
penginapan untuk memulihkan kondisi dan kekuatan. Sehingga mampu melajutkan
perjalanan ke Yeriko.
Pesan Injil hari ini adalah ketergerakan hati. Peka,
sensitive terhadap kondisi sekitar. Kontribusi apa yang bisa dilakukan untuk
lingkungan sekitar.
Bukankah pertanyaan Ahli Taurat juga menjadi pencarian
selama hidup ini? Yaitu mencapai kebahagiaan. Yesus melalui Injil hari ini
memberikan cara mencapai hidup bahagia, berikan kontribusi positif, edukatif,
konstruktif dan adaptif. **
Komentar
Posting Komentar